MAKALAH KONSEP DASAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI

DISUSUN OLEH:
1.
AGNESYA
CHRISTIANI
2.
ANDI
NURHAYATI
3.
NURFADILLAH
4.
SUPIYANTO
5.
EFENDI
KELAS A (PENDIDIKAN EKONOMI)
Universitas Negeri
Makassar
Fakultas Ekonomi
Tahun Ajaran 2016/2017
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dewasa ini pemerintah menghadapi berbagai kendala
dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Ketidakmerataan mutu mahasiswa menjadi
alasan utama pemerintah untuk selalu memperhatikan peningkatan kualitas sumber
tenaga kependidikan. Hai ini ditempuh karena keberhasilan mutu pendidikan
sangat tergantung dan keberhasilan proses belajar-mengajar yang merupakan
sinergi dari komponen-komponen pendidikan baik kurikulum tenaga pendidikan,
sarana prasarana, sistem pengelolaan, maupun berupa faktor lingkungan alamiah
dan lingkungan sosial, dengan peserta didik sebagai subjeknya.
Proses belajar mengajar sebagai sistem dipengaruhi
oleh berbagai faktor. Salah satu diantaranya adalan guru yang merupakan
pelaksana utama pendidikan di lapangan. Kualitas guru baik kualitas akademik
maupun non akademik juga ikut mempengaruhi kualitas pembelajaran.
Faktor lainnya yang tak kalah pentingnya dalam
menentukan keberhasilan kegiatan belajar-mengajar adalah sumber belajar. Dalam
rangka mengupayakan peningkatan kualitas program pembelajaran perlu dilandasi
dengan pandangan sistematik terhadap kegiatan belajar-mengajar, yang juga harus
didukung dengan upaya pendayagunaan sumber beiajar di antaranya internet. Ini
di satu pihak, sedangkan di pihak lain kenyataan menunjukkan bahwa sumber
belajar dan sarana pembelajaran yang telah dibakukan, diadakan dan
didistribusikan oleh pemerintah belum didayagunakan secara optimal oleh guru,
pelatih dan instruktur.
Untuk mewujudkan kualitas pembelajaran, perlu ditempuh
upaya-upaya yang bersifat komprehensif terhadap kemampuan guru dalam
memanfaatkan internet sebagai sumber belajar. Namun demikian, berdasarkan isu
yang berkembang dalam pendidikan, pembelajaran pada sekolah dasar belum
berjalan secara efektif, bahkan banyak guru yang mengajar tanpa rnernanfaatkan
sumber belajar. Mereka mengajar secara rutin apa adanya sehingga pembelajaran
berkesan teacher centris.
Berkait dengan perkembangan teknologi jaringan
komputer yang ada sekarang ini, mahasiswa pun dapat belajar dengan menggunakan
jaringan internet sebagai sumber belajar,
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa saja pengertian TIK?
2. Apa saja ruang lingkup TIK?
3. Bagaimana sejarah perkembangan TIK?
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmat-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik. Dalam makalah
ini kami membahas mengenai “konse dasar teknologi informasi dan komunikasi”
Makalah
ini dibuat dengan harapan membuka wawasan mahasiswa tentang teknologi informasi
dan komunikasi yang bukan hanya sekedar menjadi tren namun yang kini tela
menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasi yang
sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini.
Kami
menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh
karena itu kritik konstruktif serta saran dari pembaca sangat kami harapkan
sebagai langkah penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir
kata, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.
Makassar,
13 Maret 2016-03-13
Kelompok 2
Daftar
isi
Kata
pengantar..................................................................................................................
i
Daftar isi...........................................................................................................................
ii
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................
1
Latar belakang....................................................................................................................1
Rumusan masalah..............................................................................................................
1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................
2
Pengertian
teknologi informasi dan
komunikasi................................................................ 2
Ruang lingkup
TIK.............................................................................................................
3
Sejarah
perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi............................................ 5
BAB III PENUTUP......................................................................................................
11
Kesimpulan.......................................................................................................................
11
Saran................................................................................................................................
11
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian TIK atau Teknologi Informasi
Dan Komunikasi
TIK adalah
singkatan dari Teknologi Informasi Dan Komunikasi atau jika dalam bahasa
Inggris ‘Information and Communication Technologies’, jika di singkat ‘ICT’
dapat di artikan sebagai payung besar terminologi yang mencakup semua peralatan
teknis untuk memproses dan menyampaikan Informasi. Itulah secara singkat
mengenai pengertian teknologi informasi dan komunikasi.
Kata
teknologi yaitu berasal dari bahasa Yunani “technologia”, atau “techne” yang
memiliki arti “keahlian” dan juga “logia” yang artinya “pengetahuan”. Dalam
pengertian yang sempit dapat di artikan teknologi adalah merupakan suatu yang
mengacu pada objek benda yang digunakan untuk kemudahan aktivitas manusia,
misalnya seperti mesin, perkakas, perangkat keras, dan lain-lain.
TIK mencakup
2 (dua) aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi, di bawah ini
adalah penjelasannya:
1.
Teknologi informasi diantaranya meliputi segala
hal-hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi
dan juga pengelolaan informasi.
- Lalu teknologi komunikasi adalah segala sesuatu atauhal-hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses serta mentransfer data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya.
Dari dua
definisi sederhana di atas tadi tampak bahwa teknologi informasi dan teknologi
komunikasi adalah 2 (dua) buah konsep yang sangat tidak terpisahkan. Oleh
karena itu, TIK mengandung pengertian luas yaitu segala atau semua kegiatan
yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan juga pemindahan
informasi antar media yang satu ke media yang lainnya.
A.
Pengertian TIK menurut beberapa ahli
Di bawah ini
beberapa pengertian TIK (Teknologi Informasi dan komunikasi) menurut par ahli:
1.
Sedangkan menurut Eric Deeson ~ Teknologi informasi
& Komunikasi adalah kebutuhan manusia didalam mengambil &
memindahkan , mengolah & memproses informasi dalam konteks sosial yang
menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.
- Menurut Menurut Susanto ~ Teknologi Informasi & Komunikasi adalah sebuah media / alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
B.
3 cara menyampaikan informasi
Ada 3 (tiga) cara dalam menyampaikan
informasi, yaitu :
1.
Natural / Manusia, penyampaian informasi secara
Natural atau manusia, ialah penyampaian informasi masih menggunakan tangan
manusia. Seperti misalnya: Pada zaman dahulu biasanya berupa goresan atau
gambar-gambar pada batu atau dinding-dinding goad an Cina, Mesir dan Romawi,
memakai alat seperti abacus atau suan pan dan jari tangan serta memakai media
seperti lempung dan juga kertas.
- Mekanis, penyampaian informasi secara mekanis yaitu penyampaian informasi yang dilakukan memakai peralatan yang berbentuk mekanik serta digerakkan oleh tangan manusia. Seperti misalnya :
- Elektronis, penyampaian informasi secara elektronis adalah penyampaian informasi yang dilakukan menggunakan peralatan yang bekerja secara elektronik. Misalnya seperti: Komputer generasi I, II, III, IV, dan sebagainya.
2.2 Ruang
lingkup TIK
Menurut
Puskur kemendiknas informasi dan komunikasi (TIK) mencakup 2 aspek, yaitu:
1. Teknologi
informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan
sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
2. Teknologi
komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk
memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Teknologi informasi dan komunikasi
terdiri dari dua konsep yakni teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Menurut Paskur kemendiknas teknologi informasi meliputi segala hal yang
berkaitan dengan proses, penggunaan alat bantu, manipulasi, pengelolaan, dan transfer
atau pemindahan informasi antarmedia.
Sementara menurut kamus Oxford
dijelaskan bahwa “Teknologi inormasi adalah studi atau penggunaan peralatan
eletronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis data, dan
mendistribusi informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.”
Menurut Puskur kemendiknas “Teknologi komunikasi adalah segala hal yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data
dari perangkat yang satu ke lainnya. Jadi teknologi komunikasi adalah
perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari hardware, software, proses, dan
sistem yang digunakan untuk membantu proses komunikasi, yang bertujuan agar
komunikasi berhasil.”
1.
Mata
pelajaran teknologi informasi dan komunikasi
Perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi dalam dunia pendidikan direspon oleh kementrian pendidikan nasional
dengan memasukkan kurikulum yang bernuansa pengenalan seluk beluk teknologi
informasi dan komunikasi. Adanya respon ini menunjukkan bahwa kementrian
pendidikan nasional memerahatikan perkembangan dunia teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) yang sedang mengalami kemajuan pesat.
Mata pelajaran teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) telah masuk pada kurikulum resmi sekolah sejak tahun 2004.
2 .Ruang
lingkup mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi
Ruang
lingkup mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi meliputi aspek-aspek
sebagai berikut.
a.
Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan
untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi, dan menyajikan informasi.
b.
Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah
data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
3. Tujuan mata pelajaran teknologi informasi dan
komunikasi
Mata
peajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bertujuan agar peserta didik
memiliki kemampuan sebagai berikut:
1.
Memahami teknologi informasi dan komunikasi
2.
Mengembangkan
keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
3.
Mengembangkan sika kritis, kreati, apresiasif dan
mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
4.
Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi
dan komunikasi.
Setiap mata pelajaran memiliki
tujuan masing-masing tak terkecuali TIK. Mata pelajaran TIK bertujuan agar
peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
1.
Pada aspek kognitif, dapat mengetahui, mengenal, atau
memahami teknologi informasi dan komunikasi. Meningkatkan pengetahuan dan minat
peserta didik pada teknologi, serta meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah
sekaligus persiapan untuk pendidikan, pekerjaan, dan peran masyarakat pada masa
yang akan datang.
2.
Pada aspek afektif, dapat bersikap kritis, kreatif,
apresiasif, dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
Selain itu juga dapat menghargai karya cipta dibidang teknologi dan komunikasi.
3.
Pada aspek psikomotor, dapat terampil memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi untuk proses pembelajaran dan dalam
kehidupan sehari-hari. Membentuk kemampuan dan minat peserta didik terhadap
teknologi.
2.3 sejarah perkembangan TIK
Perkembangan
peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang
selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari
gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak
sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi
yang dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah(... s.d 3000 SM)
Pada zaman
ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi
sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk
menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada
dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini,
manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan
tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat
tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk
suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman
prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan
isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan
isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
Piktografi
a. 3000 SM
Untuk yang
pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan
simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau
huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga
mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900
SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan
bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika
simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan
sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju
dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Hieroglif
Serat
Papyrus
c. 500 SM
Pada 500 SM,
manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di
sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas
yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media
untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan
lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa
ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa
Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat
dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan
dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan
dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang
kita kenal sekarang dengan sistem cap.
Kertas yang ditemukan Bangsa Cina
2.Masa sejarah (3000 SM s.d 1400-an M)
Pada masa ini teknologi informasi belum menjadi teknologi massal seperti
yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih digunakan pada
saat-saat khusus, dan harganya masih cukup mahal. Untuk yang pertama kali
tulisan digunakan oleh bangsa sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang
dibentuk dari pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga
mempunyai bentuk bunyi yang berbeda penyebutannya sehingga mampu menjadi kata,
kalimat, dan bahasa.
3. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455,
untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan
menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam
bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady
Byron menulis
program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles
Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu
memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah
kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun
cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse
mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook
dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk
mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik
melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya
berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang
diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan
relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai
tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya
kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan
secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis
yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti
surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander
Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama
kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor
yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang
tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan
angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka
Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman
Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan
penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk
melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan
pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan
berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan
waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith
menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah
oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80
variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan
dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan,
kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan
perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah
kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat
menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit
oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat
karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr.
John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil
menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus
mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah
perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa
ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP.
Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai
rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat
yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun
oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research
Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di
antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network),
teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National
Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan
kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1
Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP.
Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF
mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara
DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah
berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang
ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem
bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran
dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai
terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web
(www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan
jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database
(oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan
jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994,
pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam
berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan
dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider
dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan
teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk
mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
BAB III
PENUTUP
a. Kesimpulan
Teknologi
informasi dan komunikasi adalah merupakan peralatan elektronika yang terdiri
dari perangkat keras dan perangkat lunak serta segala kegiatan yang terkait
dengan pemprosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer atau pemindahan
informasi antarmedia.
b. Saran
Teknologi
informasi dan komunikasi yang terus berkembang saat ini sangat baik untuk
menunjang pendidikan terkhusus bagi kalangan pelajar dan mahasiswa dalam proses
pembelajaran, namun ada beberapa hal negatif dari kemajuan TIK itu sendiri yang
harus diminimalisir seiring dengan pperembangan TIK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar